Analisa usaha ternak kambing kacang

Analisa usaha ternak kambing kacang atau yang terkenal dengan sebutan jawa. Usaha dibidang ternak membutuhkan keuletan dan kesabaran tingkat tinggi. Begitu pula dengan ternak kambing yang kami geluti 2 tahun ini.

Analisa usaha ternak kambing

Analisa usaha ternak kambing dalam data

Analisa usaha ternak kambing dalam data atau diatas kertas. Sebagai peternak kambing, kami bekerja bukan berdasarkan data dari sudut ekonomi, walaupun pada akhirnya menuju kesana. Ternak kambing merupakan pekerjaan atau profesi yang sudah mendarah daging terkhusus untuk masyarakat jawa. Dari sudut pandang tersebut, dengan niat yang tulus kami dedikasikan waktu dan tenaga untuk mengembangkan budidaya kambing.

Berikut analisa yang kami dapat dari berbagai sumber tentang analisa usaha ternak kambing. Data dibawah ini sebagai perkiraan, sebab seperti yang telah kami katakan sebelumnya bahwa ternak butuh usaha yang lebih. Mengapa demikian?, karena kita berhubungan langsung dengan makhluk hidup.

Modal yang dibutuhkan dan untuk apa saja modal analisa usaha ternak kambing :

Biaya sewa tanah Rp10.000.000,-untuk sewa 10 tahun.
Biaya pembuatan 5 kandang Rp10.000.000,-.
Biaya pembelian 100 ekor kambing jantan berumur 10 bulan Rp40.000.000,-
Biaya pembuatan basecamp Rp5.000.000,-
Biaya pembuatan sumur bor Rp1.000.000,-
Biaya gaji 2 orang pekerja selama 4 bulan kerja per orang per bulan Rp1.000.000,- total 2 orang selama 4 bulan Rp8.000.000,-
Total jumlah modal yang dikeluarkan : Rp74.000.000,-
Setelah lima bulan tepatnya pada saat penjualan Iedul Ad’ha pertama akan didapatkan hasil penjualan 100 ekor kambing sebesar Rp100.000.000,- dengan penjualan Rp1.000.000,- per kambing.
Keuntungan yang di dapat pada setiap tahunnya
Hasil penjualan 100 ekor kambing adalah Rp100.000.000,- dengan penjualan per ekor kambing Rp1.000.000,- dikurangi pengeluaran untuk usaha setahun berikutnya:
Pembelian 100 ekor kambing sapih (baru selesai menyusui) biasanya berumur 3 bulan @Rp200.000,- sama dengan Rp20.000.000,-
Gaji 2 orang pekerja selama satu tahun masing-masing Rp1.000.000,- per bulan sama dengan 2 jt kali 12 sama dengan Rp24.000.000,-
Uang jaga-jaga untuk kesehatan dan tambahan pakan Rp10.000.000,-(10% dari jumlah uang Rp100.000.000,-) .
Total pengeluaran selama setiap setahun berikut Rp45.000.000,-
Jadi keuntungan yang dihasilkan setiap tahun: Rp100.000.000,- dikurangi Rp45.000.000,- sama dengan Rp55.000.000,-

Analisa usaha ternak kambing dengan bibit kambing berkualitas. Kami menyediakan bibit atau anakan kambing dengan kualitas lokal. Biasa kami jual berupa kambing kacang dan domba gembel. Harganya relatif terjangkau yakni Rp 40.000 perkilo dengan ditimbang berat hidupnya. Anda bisa memilih sendiri kambing maupun dombanya, dengan ada garansi 3 hari setelah pembelian.

Untuk informasi dan pemesanan bisa hubungi atau sms ke :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir.
layanan ternak kambing 24 jam sebagai bentuk dedikasi kami di dunia perkambingan.

13 pemikiran pada “Analisa usaha ternak kambing kacang

    1. Mendingan ambil didaerah dekat anda pak… karena kami di solo. Sangat riskan untuk bibit kambing ataupun dombanya. Kalau di solo berkisar Rp 400.000,- per ekornya.

      1. Maaf, mau nanya,,
        1. Mana yang terbaik, rumput atau fermentasi.
        2. Berapa luas lahan untuk pakan ternak 100 ekor?
        3. Tips pakan kambing saat musim kemarau?
        Mksh…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *