Monthly Archives: March 2016

Pakan ternak kambing jawa alamiah

Pakan ternak kambing supaya efisien selama pemeliharaan. Kita semua tentu sudah tidak asing lagi dengan binatang yang satu ini, kambing. Salah satu hewan yang cukup banyak dipelihara oleh para peternak atau petani. Kambing juga termasuk salah satu hewan yang banyak permintaannya di pasar, karena seperti kita ketahui bersama bahwa daging kambing dapat diolah dengan berbagai cara, seperti dibuat gulai, sate, dan lain sebagainya, dimana penikmat daging kambing tentu saja juga banyak.

Tips pakan ternak kambing

Usahakan sebelum memulai usaha ternak kambing sediakan lahan untuk tanaman rumput besar. Anda bisa mengambil bibit rumput disekitar sepanjang sungai untuk dibudidaya. Mengingat ukuran rumput yang tinggi, kira – kira 1 meter, bisa untuk persediaan pakan selama proses penggemukan. Ini sesuai pengalaman kami dalam menjual bibit kambing.

Kami, UD Soleh menjual anakan kambing berkualitas. Bukan hanya isapan jempol soal kualitasnya, karena telah kami pelihara selama dua bulan. Sehingga bisa di jamin kualitasnya. Anda bisa memilih sendiri bibit anak kambing di kandang kami. Untuk harganya Rp 40.000 perkilo kambing hidup.

Tingginya permintaan pasar akan daging kambing, tentu saja menjadi salah satu faktor yang menjadikan tidak sedikit orang yang mau memelihara atau beternak kambing. Dan salah satu tujuan para peternak kambing tentunya adalah agar kambing cepat menjadi besar dan gemuk, untuk kemudian dapat dijual kepasar dan memberikan keuntungan. Permintaan hewan kambing dipasaran seperti kita ketahui akan sangat meningkat tajam ketika menjelang hari raya Idul Adha, karena banyak umat islam yang membeli kambing untuk berkurban.

Pakan ternak kambing jawa alamiah

Kambing yang besar dan gemuk tentu saja akan lebih banyak menarik minat para calon pembeli, dan harga jualnya pun akan lebih mahal ketimbang kambing yang masih kecil. Lalu, adakah cara ternak kambing agar cepat besar dan gemuk? Tentu saja ada ya, salah satunya adalah dengan rutin memberikan makanan kepada kambing-kambing yang anda pelihara dengan porsi yang cukup dan dengan pakan yang berasal dari alam yang berupa dedaunan atau rerumputan. Informasi yang kami dapatkan bahwa limbah sayuran yang ada dipasar juga bagus untuk dijadikan pakan ternak kambing.

Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk.

Kemudian selain dari makanan atau pakan, kandang juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Buatlah kandang dengan ukuran yang sesuai dengan jumlah kambing yang akan anda ternak, dan jika bisa diberikan ruang lebih agar ketika nanti ada kambing yang beranak, maka kandang tetap bisa menampung. Umumnya kandang kambing dibuat dengan model seperti panggung yang terbuat dari papan atau bambu, dengan tujuan agar kotoran yang dikeluarkan oleh kambing-kambing tersebut tidak terkumpul didalam kandang yang dapat menyebabkan kambing terkena bakteri.

Gunakan jenis papan kayu atau bambu yang kuat, agar kandang yang kita buat bisa bertahan selama mungkin. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kandang, karena selain untuk menjaga kesehatan kambing-kambing itu sendiri, juga untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak membahayakan bagi kesehatan manusia baik si peternak sendiri maupun orang lain.

Kambing Ternak

Nah mungkin itu dulu informasi yang dapat kami bagikan untuk saat ini mengenai tips beternak kambing agar cepat besar dan gemuk. Tentu saja masih ada tips-tips lainnya yang belum kami uraikan diatas. Anda bisa mencari informasi lainnya melalui internet, atau untuk lebih bagusnya lagi anda bisa datang langsung dan bertanya-tanya atau konsultasi dengan orang yang telah berpengalaman dalam beternak kambing.

Sekian informasi untuk kali ini, semoga bermanfaat bagi anda semua yang saat ini sedang mencari informasi atau referensi mengenai bagaimana cara ternak kambing agar cepat besar dan gemuk.

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.

Usaha ternak kambing jawa kacang

Usaha Ternak Kambing jawa kacang untuk idul qurban. Sehingga hasil kambing ternak bisa lebih efisien di harga. Berikut Langkah-langkah yang dibutuhkan dalam usaha ternak kambing jawa.

Mulailah usaha ternak kambing kurban iedul adha ini yaitu 5 atau 8 bulan sebelum iedul adha. Sebulan pertama untuk menyiapkan kandang-kandang dan pembelian kambing umur 10 bulan untuk digemukan, sehingga pada saat hari raya tiba kambing tadi sudah berumur lebih dari setahun dan siap dijual untuk kurban. karena salah satu syarat kambing untuk kurban adalah berumur lebih dari setahun. sebaiknya anda membaca juga syarat-syarat dari kambing kurban seperti tidak cacat, tidak sakit, dalam keadaan sehat, dan lain-lain.

Usaha ini dapat kita mulai dengan mencari lokasi yang baik untuk memelihara kambing. Daerah yang ideal adalah yang sepi jauh dari keramaian, tapi mempunyai fasilitas jalur transport untuk mobil, tidak jauh dari daerah tempat tanaman pakan buat ternak. Daerah demikian hanya ada di desa-desa.

Setelah menemukan daerah yang cocok untuk peternakan kambing, carilah penduduk desa daerah tadi yang memiliki lahan yang diinginkan untuk diajak kerja sama dengan menjadikan mereka sebagai peternak dengan perjanjian bagi hasil sehingga dapat mengirit modal lahan atau dengan system gaji. Biasanya orang-orang desa lebih suka system gaji, sebab dengan system gaji mereka menerima hasil kerjanya setiap bulan. walaupun system bagi untung hasilnya lebih besar namun karena hasil dibagikan pada saat panen mereka akan merasa itu terlalu lama jadi mereka akan lebih suka menerima gaji. Begitu pula dengan pemilik lahan, mereka akan lebih suka dengan system sewa daripada system bagi hasil.

Ini juga disebabkan oleh minimnya jiwa ataupun ilmu bisnis mereka sehingga mereka lebih suka menjadi pekerja daripada menjadi partner kerja. Setelah sepakat dengan pemilik lahan dengan harga sewa yang diinginkan, mulailah mencari kambing yang akan digemukkan ke peternak-peternak rumahan ataupun ke pasar-pasar hewan. Tapi kambing-kambimg tadi jangan langsung dibeli. Setelah memeriksa dan menemui kambing yang cocok (sehat, bagus, berumur 10 bulan, harga sesuai) dikasi tanda dan uang muka saja dulu sebagai tanda jadi sisanya dibayar saat pengambilan sebulan kemudian saat kandang dan pekerja sudah disiapkan. Ini bertujuan agar tidak tergesa-gesa dalam membeli kambing yang akan digemukkan. dengan tidak tergesa-gesa akan didapatkan kambing yang baik sesuai yang diinginkan dengan harga yang murah juga sebab kita punya banyak waktu untuk menego harga.

Usaha ternak kambing dengan bibit berkualitas

Usaha ternak kambing jawa kacang

Kami UD Soleh menyediakan bibit ternak kambing untuk idul adha. Kambing yang siap untuk digemukkan. Harga perkilonya Rp 40.000 untuk berat hidupnya. Anda bisa memilih kambing sendiri, sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan Anda.

untuk informasi bibit kambing bisa menghubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Pilihlah jenis kambing jawa Sebenarnya jenis kambing kibas juga bisa, hanya saja akan lebih repot dalam pemeliharaannya. Sebab harus rajin mencukur bulu-bulunya, sementara kambing jawa hanya butuh perawatan kebersihan kandang dan makanan saja sehingga lebih praktis.

Buatlah kandang dengan ukuran 6 x 6 meter untuk kapasitas 20 ekor kambing per kandang, kandang di sekat per kamar per seekor kambing dengan ukuran 150cm x 60cm, dengan tujuan agar tidak terjadi perkelahian yang dapat mencedrai. Maka dibutuhkan 5 unit kandang untuk 100 ekor kambing. Penargetan 100 ekor kambing bertujuan agar mendapatkan keuntungan yang layak, karena semakin banyak jumlah kambing yang digemukkan makin banyak pula keuntungan yang dihasilkan. Tapi tergantung dari besarnya modal yang dimiliki. (Di sini akan dibahas penggemukan 100 ekor kambing sebagai barometer akan dihitung per kandang yaitu untuk 20 ekor kambing). Kandang tadi menghadap ke timur atau ke barat agar mendapatkan cahaya matahari yang cukup supaya tidak lembab.

Buatlah rumah semi permanen untuk dijadikan basecamp dan gudang tempat menyimpan peralatan, sumur bor untuk kebutuhan air dan buatlah pagar pembatas wilayah peternakan agar keamanan terjamin.
Carilah dua orang pekerja yang akan bertugas sebagai peternak dan pencari pakan yang rajin dan memiliki pengalaman beternak dan siapkanlah peralatan mereka seperti cangkul, sekop, arit, sepatu but, dll.
Buatlah perjanjian jika mereka bekerja tidak rajin atau melakukan kesalahan mereka akan diberi peringatan 1, 2, dan ketiga kalinya dipecat. Jika mereka melakukan kesalahan yang mengakibatkan kambing mati, mereka harus bertanggung jawab dengan ganti rugi dengan pemotongan gaji sesuai harga kambing yang mati.

Proses kerja Usaha ternak kambing

Mengontrol setiap hari para pekerja dan hewan ternak agar didapatkan hasil yang maksimal dan menangani langsung jika terjadi masalah. Setiap pekerja bertanggung jawab atas 50 ekor kambing. sebelum pekerja-pekerja tadi berangkat mencari pangan ke hutan mereka harus membersihkan kotoran ternak untuk dimasukkan ke dalam karung-karung. Kemudian memberi makan ternak dengan sisa pakan kemarin. Para pekerja pergi mencari pakan dua kali sehari, yaitu :
Pada waktu pagi setelah membersihkan kandang dan kembali membawa pakan ternak (dedaunan dan rerumputan) siangnya pada waktu makan siang, pakan tadi ditaruh dulu tidak langsung diberikan kepada ternak. Setelah itu biarkan mereka pulang istirahat dan makan siang ke rumah masing-masing selama satu jam. setelah mereka (pekerja) balik dari istirahat barulah pakan tadi diberikan ke ternak untuk dimakan, ini bertujuan agar pakan tadi layu terlebih dahulu. Jika pakan diberikan ke ternak dalam keadaan segar akan mengakibatkan perut ternak kembung karena masih banyaknya kadar gas pada pakan tadi.

Setelah memberi makan ternak para pekerja berangkat lagi mencari pakan dan kembali membawa pakan pada sore harinya. Pakan ditaruh dulu kemudian mereka (para pekerja) istirahat solat Asar selama setengah jam, setelah itu memberi makan hewan ternak. sisakan secukupnya pakan untuk diberikan keesokan pagi hari setelah membersihkan kotoran ternak sebelum berangkat lagi mencari pakan.

Mengikuti organisasi ternak setempat agar mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat buat usaha ternak ini. Biasanya dengan mengikuti organisasi peternak kita mendapatkan informasi bantuan dari pemerintah berupa pelayanan kesehatan ternak geratis. Mengikuti organisasi peternak juga dapat mempermudah informasi pemasaran.

Menjaga agar kandang tetap bersih dan kering agar tidak ada parasit-parasit yang dapat hidup di udara lembab dan basah. Ini untuk menghindari penyakit kulit yang biasa diderita kambing ternak. Usahakan kambing dalam ruang yang hangat.

Agar mendapat keuntungan yang layak maka dibutuhkan minimal 100 ekor kambing untuk digemukkan, sebab keuntungan diterima setahun sekali. Perhitungannya adalah per seekor kambing akan didapatkan keuntungan Rp550.000,- jadi jika 100 ekor kambing keuntungannya berjumlah Rp55.000.000,-. Artinya dengan 100 ekor kambing perbulan dapat dihasilkan keuntungan Rp4.580.000,-(55jt : 12). Semakin banyak jumlah kambingnya maka semakin banyak keuntungan yang dihasilkan.

Tentunya semakin banyak pula modal usaha ternak kambing yang dibutuhkan. Penentuan jumlah kambing minimal 100 ekor diperhitungkan agar bisa didapat keuntungan Rp4.580.000,- per bulan supaya keuntungan tersebut dapat layak membiayai kebutuhan hidup yang semakin mahal. Sehingga bisa focus dalam usaha ini selama menunggu hari raya tahun berikutnya. Tapi perhitungan keuntungan Rp4,5juta per bulan tersebut hanya sebagai biaya untuk pemeliharaan kambing selanjutnya selama setahun kedepan. Kita bebas mengelola keuntungan sebesar Rp55jt per tahun tersebut selama menunggu hari raya kurban yang berikutnya. Untuk perincian perhitungan keuntungan, pengeluaran dan lain-lain akan dibahas berikutnya.

Menjual kotoran ternak kepada petani untuk dijadikan pupuk, kemudian hasil penjualan tadi dibelikan makanan konsentrat (gabah, limbah jagung, limbah pisang dan ampas tahu). Membeli bibit kambing yang sapih (baru selesai menyusui) untuk dipelihara satu tahun sebulan sebelum panen dengan cara memberi uang muka (seperti cara pembelian pertama)

Modal yang dibutuhkan dan untuk apa saja modal usaha ternak kambing
Biaya sewa tanah Rp10.000.000,-untuk sewa 10 tahun.
Biaya pembuatan 5 kandang Rp10.000.000,-.
Biaya pembelian 100 ekor kambing jantan berumur 10 bulan Rp40.000.000,-
Biaya pembuatan basecamp Rp5.000.000,-
Biaya pembuatan sumur bor Rp1.000.000,-
Biaya gaji 2 orang pekerja selama 4 bulan kerja per orang per bulan Rp1.000.000,- total 2 orang selama 4 bulan Rp8.000.000,-
Total jumlah modal yang dikeluarkan : Rp74.000.000,-
Setelah lima bulan tepatnya pada saat penjualan Iedul Ad’ha pertama akan didapatkan hasil penjualan 100 ekor kambing sebesar Rp100.000.000,- dengan penjualan Rp1.000.000,- per kambing.
Keuntungan yang di dapat pada setiap tahunnya
Hasil penjualan 100 ekor kambing adalah Rp100.000.000,- dengan penjualan per ekor kambing Rp1.000.000,- dikurangi pengeluaran untuk usaha setahun berikutnya:
Pembelian 100 ekor kambing sapih (baru selesai menyusui) biasanya berumur 3 bulan @Rp200.000,- sama dengan Rp20.000.000,-
Gaji 2 orang pekerja selama satu tahun masing-masing Rp1.000.000,- per bulan sama dengan 2 jt kali 12 sama dengan Rp24.000.000,-
Uang jaga-jaga untuk kesehatan dan tambahan pakan Rp10.000.000,-(10% dari jumlah uang Rp100.000.000,-) .
Total pengeluaran selama setiap setahun berikut Rp45.000.000,-
Jadi keuntungan yang dihasilkan setiap tahun: Rp100.000.000,- dikurangi Rp45.000.000,- sama dengan Rp55.000.000,-

Pemasaran Usaha ternak kambing

Karena usaha ternak ini ditujukan untuk penjualan pada hari raya kurban, maka pemasarannya tidak terlalu sulit. Sebab ternak tersebut dibutuhkan oleh orang-orang yang mau mengadakan kurban. Jadi pasarnya sangat prospektif. Namun tetap diadakan penawaran pemasaran melalui famplet-famplet agar dikenal dan dapat bersaing, sebab pasti banyak juga yang melihat peluang ini dan menjadi pesaing. Kemudian buatlah iklan-iklan di website jauh hari sebelum Iedul Ad’ha tiba.

Demikian sedikit tulisan sharing dari internet, semoga bermanfaat.

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.

Budidaya ternak kambing mudah dan menguntungkan

Budidaya ternak kambing mudah dan menguntungkan bila dilaksanakan dengan sabar. Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang, Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) Adalah Supspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (Daerah bulan sabit yang subur, Dan Turki dan Eropa). Kambing liar jantan maupun kambing betina memiliki tanduk sepasang, Namun tanduk pada kambing jantan lebih besar, Umumnya, kambing mempunyai jenggot, dahi cembung, ekor agak keatas, dan kebanyakan berbulu lurus dan kasar.

Budidaya ternak kambing mudah dan menguntungkan

Panjang tubuh kambing liar, Tidak termasuk ekornya, adalah 1,3 meter – 1,4 meter. Sedangkan ekornya 12 cm – 15 cm. Bobot yang betina (50 kg – 55 kg) Sedangkan kambing yang jantan bisa mencapai (120 kg). Kambing liar terbesar dari Spanyol kearah timur sampai India, Dan dari india keutara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang sukainya adalah pada daerah pegunungan yang Berbatu-batu. Demikian yang dijelaskan dalam wikipedia.

Tips dan cara Terbaik Budidaya ternak kambing

Kambing tersebut telah di budidayakan manusia Kira-kira (8000 hingga 9000 tahun yang lalu). Di alam aslinya kambing hidup berkelompok 5 – 20 ekor. Dalam pengembaraanya mencari makanan, Kelompok kambing ini di pimpin oleh kambing betina yang paling Tua, Sementara Kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu yang aktif mencari makanan siang dan malam hari. Makanan utamanya adalah Rumput-rumputan dan dedaunan.

1. Pendahuluan budidaya ternak kambing

Budidaya ternak kambing telah lama diusahakan oleh petani atau masyarkat sebagai usaha sampingan atau tabungan, karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (Baik itu daging, susu, kotoran, dan kulitnya) Relatif mudah meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang Lumayan. Jika pemeliharaanya di tingkatkan (Menjadi semi intensif atau intensif). Pertambahan berat badanya dapat mencapai (50 – 150 gram/hari), Dan ada 3 hal pokok yang harus di perhatikan dalam usaha ternak kambing tersebut Yaitu bibit, Makanan Dan tata Laksananya.

2. pemilian Bibit kambing

Pemeliharaan bibit haruslah di sesuaikan dengan tujuan dari usaha, Apakah untuk pedaging, Atau perah Misalnya : (Kambing kacang untuk produksi daging, Kambing etawah untuk produksi susu dan sebagainya). Secara umum Ciri bibit yang baik adalah yang berbadan sehat, Tidak cacat, Bulu bersih dan mengkilat, Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.

a. Ciri-ciri untuk calon induk

1. Tubuh kompak, Dada dalam dan lebar, Garis punggunglurus, Tubuh besar, Tetapi tidak terlalu gemuk.
2. Jinak dan sorot matanya ramah.
3. Kaki lurus dan tumit tinggi.
4. Gigi lengkap, Mampu merumput dengan baik, (efisien), Rahang atas dan bawah rata.
5. Dari keturunan kembar atau di lahirkan tunggal tetapi dari induk yang muda.
6. Kambing simetris, Tidak menggantung dan berputing 2 buah.

b. Ciri-ciri untuk calon pejantan

1. Tubuh besar dan panang, Dengan bagian belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, Tidak terlalu gemuk, Gagah, Aktif dan memiliki libido (Nafsu kawin yang tinggi).
2. Kaki lurus dan kuat.
3. Dari keturunan kembar.
4. Umur antara 1,5 – 3 tahun.

3. Pakan budidaya ternak kambing.

Jenis dan cara pemberianya di sesuaikan dengan umur dan kondisi Budidaya ternak kambing. Pakan yang di berikan harus cukup protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, mudah di cerna, tidak beracun dan di sukai ternak, murah dan mudah di peroleh. Pada dasarnya ada dua macam makanan Yaitu : hijauan (Berbagai jenis rumput) dan makan tambahan (Berasal dari Kacang-kacangan, tepung ikan, bungkil kelapa, vitamin dan mineral).

Cara pemberianya

1. Di berikan 2 kali sehari (Pagi dan sore) Berat rumput 10% dari berat badan kambing, Dan berikan juga air minum (1,5 – 2,5 liter per ekor per hari) Dan garam berjodium secukupnya.

2. Untuk kambing bunting, induk menyusui, kambing perah dan pejantan yang sering di kawinkan perlu di tambahkan makanan penguat, Dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari.

Usahakan dalam budidaya ternak kambing menyiapkan dulu pakannya. Sebagai misal menanam rumput yang besar, ini sesuai pengalaman kami. Karena ketersediannya saat melakukan ternak kambing, bisa Anda atur sesuai perkembangan rumput.

Tata cara budidaya ternak kambing
1. Kandang kambing.

Kandang harus segar (ventilasi baik, cukup cahaya matahari, bersih, minimal berjarak 5 meter dari rumah. Ukuran kandang yang biasa di gunakan adalah, Kandang beranak : (120 cm x 120 cm /ekor). Kandang induk : (100 cm x 125 cm /ekor). Kandang induk : (100 cm x 125 cm /ekor). Kandang anak : (100 cm x 125 cm /ekor). Kandang pejantan : (110 cm x 125 cm /ekor). Kandang dara/dewasa : (100 cm x 125 cm /ekor).

2. Pengelolaan reproduksi indukan

Diusahakan agar kambing bisa beranak minimal 3 kali dalam 2 tahun. Hal-hal yang harus di perhatikan adalah :

1. Kambing mencapai dewasa kelamin pada umur 6 s/d 10 bulan, Dan sebaiknya di kawinkan pada umur 10 – 12 bulan atau pada saat bobot badan mencapai 55 – 60 kg.
2. Lama birahi 24 – 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 – 21 hari.
3. Tanda-tanda birahi : Gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering di kibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak, dan mau/diam apabila di naiki.
4. Ratio jantan dan betina = 1 : 10 Saat yang tepat untuk mengawinkan kambing adalah : a. Masa bunting 144 – 156 hari (….. 5 bulan) b. Masa melahirkan, penyapihan dan istirahat 2 bulan.

3. Pengendalian Penyakit ternak

1. Hendaknya di tekankan pada pencegahan penyakit melalui sanitasi kandang yang baik, makanan yang cukup gizi dan vaksinasi.
2. Penyakit yang sering menyerang kambing adalah : Cacingan, Kudis, (Scabies), Kembung perut (Bloat), Paru-paru (Pneumonia), orf, dan koksidiosis.

4. Pasca Panen

1. Hendaknya diusahakan untuk selalu meningkatkan nilai tambah dari produksi ternak, Baik daging, susu, kulit, tanduk, maupun kotoranya. Jika kambing hendak di jual pada saat berat badan tidak bertambah lagi (umur sekitar 1 – 1,5 tahun) diusahakan agar permintaan akan kambing cukup tinggi.
2. Harga di perkirakan berdasarkan : Berat hidup x (45 sampai 50%) karkas x harga daging eceran.

Budidaya ternak kambing

1. Keluaran : Ternak kambing produksi optimal.
2. Bahan : Kambing, Pakan, Peralatan konstruksi kandang, Dan lahan.
3. Alat : Tempat pakan/Minum.

Pedoman teknis

1. Jenis kambing asli di indonesia adalah kambing kacang dan kambing peranakan etawa (PE).
2. Memilih bibit : Pemilihan bibit di perlukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik, Pemeliharaan calon bibit dianjurkan di daerah setempat, Yang bebas dari penyakit dengan Phenotype baik.

a. Calon induk : Umur berkisar antara 12 bulan, (2 buah gigi seri tetap), Tingkat kesuburan reproduksi sedang, sifat keindukan baik, tubuh tidak cacat, berasal dari keturunan kembar (Kembar 2) Jumlah puting 2 buah dan berat badan (20 kg).

b. Calon Pejantan : Pejantan mempunyai penampilan bagus dan besar, Umur 1,5 tahun (Gigi seri tetap), Keturunan kembar Mempunyai nafsu kawin besar, Sehat dan tidak cacat…

Pakan.

1. Budidaya ternak kambing menyukai Bermacam-macam daun sebagai pakan dasar dan pakan tambahan (Konsentrat.
2. Pakan tambahan dapat di susun dari (Bungkil kelapa, Bungkil kedelai), Dedak, Tepung ikan di tambah mineral dan vitamin.
3. Pakan dasar pada umumnya adalah rumput kayangan, Daun lamtoro, Gamal, Daun nangka, Dan sebagainya.
4. Pemberian hijauan sebaiknya mencapai 3% berat badan (Dasar bahan kering) Atau 10 -15 % berat badan (Dasar bahan segar).

Pemberian pakan induk : Selain campuran hijauan, Pakan tambahan perlu di berikan pada saat bunting tua dan baru melahirkan, sekitar (1 1/2 % berat badan dengan kandungan protein 16 %).

Kandang : Pada prinsipnya bentuk bahan dan kontruksi kandang kambing berukuran (1 1/2 m²) untuk induk secara individu. Pejantan di pisahkan dengan ukuran kandang (2 m ²), Sedang anak lepas sapi di satukan (Umur 3 bulan) dengan ukuran 1 m/ekor. Dan tinggi penyekat (1 1/2 – 2 X tinggi ternak).

Pencegahan penyakit : Pencegahan penyakit sebelum ternak di kandangkan kambing harus di bebaskan dari parasit internal dengan pemberian obat cacing. Dan parasit eksternal dengan memandikan/dimandikan. Sumber Departemen pertanian indonesia.

Budidaya ternak kambing dengan bibit berkualitas

Budidaya ternak kambing Dengan Bibit berkualitas di UD Soleh. Kami berada di kota solo, kandang kambing beralamatkan di karanganyar, tepatnya dibelakang embarkasi haji solo. Sehingga bagi Anda yang berada di jawa bisa ikut menikmati ternak kambing bibit terjangkau.

Budidaya ternak kambing mudah dan menguntungkan 7

Stock bibit kami usahakan selalu ada. Anda bisa memilih sendiri bibitnya. Berat bibit kambing kacang berkisar 15kg sampai 20kg per ekor. Harga perkilonya Rp 40.000, dengan kualitas yang kami jamin.

UD Soleh membuka usaha layanan aqiqah solo untuk Anak Anda, layanan aqiqah di jogja, layanan aqiqah semarang dan wilayah sekitarnya hingga ke jawa timur. Dengan layanan yang memudahkan konsumen tanpa meninggalkan syariatnya. Karena syarat aqiqah kami faham betul yaitu menyembelih seekor kambing atau domba, bukan hanya membeli dagingnya. Kami melayani aqiqah mulai dari harga Rp 950.000 hingga Rp 2.100.000. untuk aqiqah kambing masak. Harga yang terjangkau untuk wilayah jawa tengah , jawa timur dan yogyakarta.

Kami juga melayani penjualan daging kambing, kambing atau domba dan karkas kambing. Tidak berhenti disitu, kami juga memudahkan warga di dunia untuk bisa menikmati daging kambing. Dengan harga yang terjangkau dan yang pasti sudah mendapat ijin dari dinas MUI, peternakan dan pertanian. Kami menjual daging kambing Rp 90.000/kg dan karkas kambing Rp 65.000 per kilonya. Untuk kambing hidup kami jual dengan harga Rp 40.000 per kilogram.

Selain itu juga menyediakan tengkleng solo terkenal dan sate buntel presiden di warung kami. Dengan alamat di jalan kolonel sugiyono nomor 67 solo. Untuk setiap porsi tengkleng dlidir kami banderol Rp 20.000, sedangkan sate buntel presiden Rp 15.000 ( dua tusuk besar ) per porsi. Warung Dlidir juga melayani pemesanan ke seluruh pelosok dunia.

Untuk informasi atau pemesanan bibit kambing hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.