Category Archives: Ternak Kambing Sederhana

Budidaya kambing kacang secara sederhana

Budidaya kambing kacang dengan cara sederhana. Bila Anda orang jawa, kurang pas bila belum mengenal mengenai usaha ternak. Sebuah usaha yang sudah mendarah daging bagi masyarakat di jawa, begitu pula dengan ternak kambing.

Budidaya kambing kacang secara sederhana

Ternak kambing adalah pekerjaan yang membutuhkan usaha keras untuk bisa bersaing di pasar sekarang ini. Ini bisa tercapai keseimbangan antara pedagang peternak bila dilakukan dengan cara yang benar. Baik dari internal budidaya hingga urusan pemasaran yang langsung bersentuhan dengan pasar.

Budidaya kambing kacang sederhana dan mudah

Budidaya kambing kacang sederhana dan sangatlah mudah. Seperti yang kami singgung di depan bahwa para pendahulu kita sudah pandai dalam budidaya, terutama kambing kacang. Belajar dari pengalaman langsung atau bisa pula dari refrensi tertulis dari buku.

Dengan bertanya kepada masyarakat disekitar kita, merupakan langkah yang mudah. Berikut poin – poin penting dalam budidaya ‘ kacang ‘. Semoga bisa sedikit menjadi gambaran, walaupun dengan langsung terjun adalah yang terbaik.

Budidaya kambing adalah simpel, apalagi tersedianya sumber makanan yang melimpah disekitar kita. Daun dari berbagai jenis tanaman bisa Anda manfaatkan sebagai pakan kambing, namun Anda juga harus memperhatikan jenis daun apa saja yang menjadi makanan kesukaan kambing. Menurut pengalaman kami jenis tanaman yang menjadi makanan favorit kambing adalah lamtoro, nangka dan tanaman jenis rumput sebagai misal rumput kolonjono.

Selain poin diatas perlu untuk diperhatikan adalah pencegahan penyakit. Kebersihan kandang merupakan faktor yang mempengaruhi kesehan budidaya kambing kacang. Usahakan sebelum diternak, berikan obat cacing atau albendasol dengan dosis yang dianjurkan.

Dan yang terakhir adalah masalah pemasaran hasil ternak. Daging Kambing kacang biasa diminati oleh para pedagang sate. Selain rasanya yang gurih, tekstur dagingnya juga khas, tidak dimiliki jenis lain.

Pakan, penyakit dan pemasaran merupakan hal yang perlu diperhatikan. Ketiganya bisa berkembang kepada faktor lain seperti jenis bibit yang berkualitas. Untuk tambah yakin dalam beternak kambing atau domba bisa langsung praktek. Dengan membeli seekor kambing dengan harga yang terjangkau, kemudian diamati dan terus dipelajari. Karena inilah langkah bijak dalam meniti sebuah usaha.

Layanan kami yang lain ada di : Seragam batik umroh.

Peternakan domba dengan pakan fermentasi

Peternakan domba dengan pakan fermentasi dan rumput yang dibudidayakan. Kombinasi keduanya bisa menghasilkan usaha ternak kambing yang sukses. Dan ini tentunya dengan kerja keras dan pantang menyerah.

Peternakan domba dengan pakan fermentasi

Peternakan domba tidak jauh berbeda dengan kambing. Menurut tetangga yang membudidayakan domba, biasanya nafsu makan lebih tinggi. Tapi dengan resiko, penyakit yang susah untuk diobati. Ini hanyalah opini yang biasa dilontarkan saat kami tanyakan pada orang yang sudah mengalaminya.

Peternakan domba dengan fermentasi dan caranya

Berikut sedikit ilmu di peternakan domba yang kami miliki, semoga bermanfaat.

– Siapkan makanan serat seperti gedebog pisang, rumput atau kolonjono yang sudah dicacah seukuran 3 – 5 cm. Dengan berat berkisar 250 kg hingga 300kg. Anda bisa memilih satu ada ketiganya sesuai dengan bahan yang tersedia dilinngkungan terdekat Anda.

– Siapkanlah pakan karbohidrat. Pakan karbohidrat bisa terdiri dari dedak yang halus, ampas tela, bekatul dan lain-lain. Anda bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan atau bahan terdekat Anda. Untuk beratnya 20 kg.

– Siapkan sumber protein. Sumber protein bisa berupa kulit kedelai, Ampas tahu atau pollar. Untuk berat berkisar antara 50 kg sampai 60 kg.

– Siapkan air kira – kira 70 liter. Usahkan air bersih yang terhindar dari kuman. Bisa berasal dari air pam atau air sumur yang ada didekat Anda.

– Sediakan Garam sebanyak kira – kira 1 kilogram. Bisa berupa garam dapur atau garam grasak. Digunakan garam sebagai penetralisir isi perut kambing. Bisa juga membunuh kuman atau bakteri yang ada dalam kambing.

– Tetes tebu atau molase sebanyak 3 liter. Molase digunakan sebagai mempercepat reaksi pembusukan serat. Bisa juga sebagai sumber tenaga untuk penghancuran serat.

– Em4, biofit, soc atau bakteri starter 5 sampai 10 tutup botol. EM4 merupakan bakteri fermentasi bahan organik untuk menyehatkan ternak kambing. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi yang dikemas dalam medium cair.

Cara membuat fermentasi pakan peternakan domba

Proses pembuatannya amatlah sederhana. Siapkan gedebog pisang / kolonjono yang dicacah. Campurkan dengan sumber protein dan karbohidrat yang sebelumnya sudah diaduk merata. Selanjutnya campurkan tetes tebu, garam dan 10 tutup biofit aduk hingga tercampur homogen.

Setelah kedua adonan jadi, taburkan air campuran ( tetes tebu, garam dan biofit ) kedalam campuran protein karbohidrat dan rumput. Usahakan dibolak – balik hingga merata. Biar benar – benar meresap airnya kedalam bahan secara merata.

Selanjutnya, masukkan dalam tong atau wadah. Tutup rapat karena ini proses an aerob. Proses fermentasi selama 3 – 5 hari. Setelah itu bisa dipakai untuk pakan dan tahan dalam 1 bulan lebih.

Barokallohufiik…

Layanan kami yang lain ada di : Seragam batik umroh.

Pakan fermentasi untuk ternak kambing

Pakan fermentasi untuk ternak kambing cepat gemuk. Dalam pemberiannya, usahakan untuk diselingi dengan pakan hijauan daun atau rerumputan. Selain cepat besar, kualitas daging kambing juga bagus.

Pakan fermentasi untuk ternak kambing

Pakan fermentasi bahan – bahan dan pembuatannya

– Siapkan makanan serat seperti gedebog pisang, rumput atau kolonjono yang sudah dicacah seukuran 3 – 5 cm. Dengan berat berkisar 250 kg hingga 300kg. Anda bisa memilih satu ada ketiganya sesuai dengan bahan yang tersedia dilinngkungan terdekat Anda.

– Siapkanlah pakan karbohidrat. Pakan karbohidrat bisa terdiri dari dedak yang halus, ampas tela, bekatul dan lain-lain. Anda bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan atau bahan terdekat Anda. Untuk beratnya 20 kg.

– Siapkan sumber protein. Sumber protein bisa berupa kulit kedelai, Ampas tahu atau pollar. Untuk berat berkisar antara 50 kg sampai 60 kg.

– Siapkan air kira – kira 70 liter. Usahkan air bersih yang terhindar dari kuman. Bisa berasal dari air pam atau air sumur yang ada didekat Anda.

– Sediakan Garam sebanyak kira – kira 1 kilogram. Bisa berupa garam dapur atau garam grasak. Digunakan garam sebagai penetralisir isi perut kambing. Bisa juga membunuh kuman atau bakteri yang ada dalam kambing.

– Tetes tebu atau molase sebanyak 3 liter. Molase digunakan sebagai mempercepat reaksi pembusukan serat. Bisa juga sebagai sumber tenaga untuk penghancuran serat.

– Em4, biofit, soc atau bakteri starter 5 sampai 10 tutup botol. EM4 merupakan bakteri fermentasi bahan organik untuk menyehatkan ternak kambing. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi yang dikemas dalam medium cair.

Cara pembuatan pakan ternak kambing fermentasi

Proses pembuatannya amatlah sederhana. Siapkan gedebog pisang / kolonjono yang dicacah. Campurkan dengan sumber protein dan karbohidrat yang sebelumnya sudah diaduk merata. Selanjutnya campurkan tetes tebu, garam dan 10 tutup biofit aduk hingga tercampur homogen.

Setelah kedua adonan jadi, taburkan air campuran ( tetes tebu, garam dan biofit ) kedalam campuran protein karbohidrat dan rumput. Usahakan dibolak – balik hingga merata. Biar benar – benar meresap airnya kedalam bahan secara merata.

Selanjutnya, masukkan dalam tong atau wadah. Tutup rapat karena ini proses an aerob. Proses fermentasi selama 3 – 5 hari. Setelah itu bisa dipakai untuk pakan dan tahan dalam 1 bulan lebih.

Layanan kami yang lain ada di : Seragam batik umroh.