Category Archives: Ternak Kambing Sederhana

Cara memelihara kambing yang ideal

Cara memelihara kambing dengan cara yang ideal. Seperti kebiasaan peternak di daerah jawa ada dua model. Yang pertama dengan cara diangon atau dibiarkan makan di perkebunan atau rerumputan. Sedangkan yang kedua dengan diberi pakan dikandang.

Cara memelihara kambing yang ideal

Cara memelihara kambing pilihan

Praktik-praktik penggemukan kambing di Indonesia memang belum merupakan usaha yang teratur. Para petani atau peternak dalam melakukan penggemukan cara memelihara kambing masih bervariasi. Sebagai misal ternak kambing sejak pukul 9.00 pagi sampal pukul 16.00 sore dibiarkan merumput dilapangan penggembalaan. Dan sore hari sepulang dan merumput diberi makanan penguat berupa campuran bekatul dan ubi kayu yang diparut, dibuat bubur atau direndam air mendidih.

Cara lainnya adalah kambing dikandangkan terus-menerus, diberi hijauan pakan sebanyak-banyaknya dan diberi makanan penguat yang berkualitas.

Pada dasarnya usaha cara memelihara kambing dapat dilakukan dengan tiga cara. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan petani-ternak didaerahnya dan persediaan bahan makanan yang ada, serta musim. Ketiga cara penggemukan tersebut adalah:.

Yang pertama dengan cara penggemukan yang dilakukan dengan jalan menggembalakan di padang penggembalaan yang luas. Rumput padang penggembalaan harus memiliki kualitas yang baik dan biasanya merupakan rumput campuran dengan kacang-kacangan. Meskipun kambing yang digemukan tidak diberi makanan penguat, zat-zat makanan yang diperoleh kambing sudah cukup terpenuhi.

Yang kedua cara penggemukan yang dilakukan dengan jalan pemberian makanan dengan mempergunakan makanan penguat dari biji-bijian seperti jagung, kacang-kacangan dan lain sebagainya. Tatacara ini dalam praktiknya di Indonesia sangat sulit diterapkan, sebab biaya makanan penggemukan cara ini relatif mahal.

Dan yang menjadi pilihan dalam cara memelihara kambing kebanyakan sistem ketiga ini. Dengan cara penggemukan kambing yang dilakukan untuk peternakan kambing dilingkungan panas dan lembab, seperti Indonesia. Selain sangat cocok diterapkan di Indonesia, Cara ini relatif lebih murah daripada Cara dry lot fattening yang memerlukan biaya makanan yang tinggi. Kambing yang digemukkan dengan cara ini adalah kambing jantan berusia 5-6 bulan. Lama penggemukan biasanya sekitar 6 hingga 9 bulan.

Demikian dari kami, semoga bermanfaat…. Amin.

Layanan kami yang lain ada di : Seragam batik umroh.

Ternak kambing kampung yang sederhana

Ternak kambing kampung atau jawa kacang dengan cara yang sederhana. Sudah menjadi kebiasaan dari dahulu para petani kita mengkombinasikan tani dan ternak. Salah satu usaha yang digeluti dibidang ternak adalah kambing.

Ternak kambing kampung jadi usaha pilihan

Ternak kambing kampung jadi usaha pilihan karena mudah. Hanya dengan pemberian pakan pagi dan sore, atau bisa pula diangon. Selama tidak ada masalah dalam perjalanan ternak kambing, usaha ini bisa menjadi alternatif dalam memperoleh keuntungan.

Ternak kambing kampung yang sederhana

Pada dasarnya usaha penggemukan kambing dapat dilakukan dengan tiga cara. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan petani-ternak didaerahnya dan persediaan bahan makanan yang ada, serta musim. Ketiga cara penggemukan tersebut adalah:.

1. Cara penggemukan yang dilakukan dengan jalan menggembalakan di padang penggembalaan yang luas. Rumput padang penggembalaan harus memiliki kualitas yang baik dan biasanya merupakan rumput campuran dengan kacang-kacangan. Meskipun kambing yang digemukan tidak diberi makanan penguat, zat-zat makanan yang diperoleh kambing sudah cukup terpenuhi.

2. Cara penggemukan yang dilakukan dengan jalan pemberian makanan dengan mempergunakan makanan penguat dari biji-bijian seperti jagung, kacang-kacangan dan lain sebagainya. Tatacara ini dalam praktiknya di Indonesia sangat sulit diterapkan, sebab biaya makanan penggemukan cara ini relatif mahal.

3. Gabungan keduanya, cara penggemukan kambing yang dilakukan untuk peternakan kambing di lingkungan panas dan lembab, seperti Indonesia. Selain sangat cocok diterapkan di Indonesia, Cara ini relatif lebih murah daripada Cara dry lot fattening yang memerlukan biaya makanan yang tinggi. Kambing yang digemukkan dengan cara ini adalah kambing jantan berusia 5-6 bulan. Lama penggemukan biasanya sekitar 6 hingga 9 bulan.

Ternak kambing kampung tradisional

Ternak kambing kampung dengan cara tradisional. Merupakan cara yang banyak diminati di masyarakat kita. Dengan mencari pakan atau ngarit pada sore hari, selepas kesibukan. Ternak ini selain untuk mencari penghasilan, juga bisa sebagai refreshing di pedesaan.

Biasa untuk ternak kambing kampung model ini memelihara berkisar 5 sampai 10 ekor. Tergantung kekuatan peternak dalam mencarikan pakan hijauan. Walaupun demikian, budidaya ini menghasilkan daging kambing yang memiliki tekstur bagus. Mengapa bisa demikian?, Sebab kambing hanya memakan pakan hijauan dan dedaunan.

Demikian sedikit dari kami, semoga ternak Anda sukses. Barokallohufiik…

Cara fermentasi pakan kambing mudah

Cara fermentasi pakan kambing mudah dan membantu dalam proses pencernaan. Dalam beternak kambing atau domba memang dibutuhkan variasi dalam pemberian pakannya. Selain bisa memecah kejenuhan, pemberian pakan yang bervariasi bisa membuat binatang ternak lebih nyaman. Sehingga pertumbuhannya lebih cepat dibanding yang monoton.

Cara fermentasi pakan kambing mudah

Cara fermentasi pakan kambing lengkap dengan bahannya

Cara fermentasi pakan kambing lengkap dengan bahannya. Usahakan dalam mencari bahan pakan ternak kambing yang mudah didapat dan dalam jumlah yang kontinyu. Ini dilakukan untuk menekan ongkos, karena kemungkinan besar faktor inilah yang menentukan suksesnya usaha Anda.

– Siapkan makanan serat seperti jerami, gedebog pisang, rumput atau kolonjono yang sudah dicacah seukuran 3 – 5 cm. Dengan berat berkisar 250 kg hingga 300kg. Anda bisa memilih satu ada ketiganya sesuai dengan bahan yang tersedia dilingkungan terdekat Anda.

– Siapkanlah pakan karbohidrat. Pakan karbohidrat bisa terdiri dari dedak yang halus, ampas tela, bekatul dan lain-lain. Anda bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan atau bahan terdekat Anda. Untuk beratnya 20 kg.

– Siapkan sumber protein. Sumber protein bisa berupa kulit kedelai, Ampas tahu atau pollar. Untuk berat berkisar antara 50 kg sampai 60 kg.

– Siapkan air kira – kira 70 liter. Usahkan air bersih yang terhindar dari kuman. Bisa berasal dari air pam atau air sumur yang ada didekat Anda.

– Sediakan Garam sebanyak kira – kira 1 kilogram. Bisa berupa garam dapur atau garam grasak. Digunakan garam sebagai penetralisir isi perut kambing. Bisa juga membunuh kuman atau bakteri yang ada dalam kambing.

– Tetes tebu atau molase sebanyak 3 liter. Molase digunakan sebagai mempercepat reaksi pembusukan serat. Bisa juga sebagai sumber tenaga untuk penghancuran serat.

– Em4, biofit, soc atau bakteri starter 5 sampai 10 tutup botol. EM4 merupakan bakteri fermentasi bahan organik untuk menyehatkan ternak. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi yang dikemas dalam medium cair.

Cara fermentasi pakan kambing dalam proses pembuatannya

Proses pembuatannya amatlah sederhana. Siapkan gedebog pisang / kolonjono yang dicacah. Campurkan dengan sumber protein dan karbohidrat yang sebelumnya sudah diaduk merata. Selanjutnya campurkan tetes tebu, garam dan 10 tutup biofit aduk hingga tercampur homogen.

Setelah kedua adonan jadi, taburkan air campuran ( tetes tebu, garam dan biofit ) kedalam campuran protein karbohidrat dan rumput. Usahakan dibolak – balik hingga merata. Biar benar – benar meresap airnya kedalam bahan secara merata.

Selanjutnya, masukkan dalam tong atau wadah. Tutup rapat karena ini proses an aerob. Proses fermentasi selama 3 – 5 hari. Setelah itu bisa dipakai untuk pakan dan tahan dalam 1 bulan lebih.

Demikian sedikit ilmu yang bisa kami sampaikan. Semoga ternak kambing Anda bisa menghasilkan daging kambing yang berkualitas… Amin.

Layanan kami yang lain ada di : Seragam batik umroh.