Monthly Archives: March 2016

Peternak kambing yang sukses

Peternak kambing yang sukses di tanah jawa. Banyak refrensi di jawa yang berprofesi sebagai peternak kambing sukses. Berikut kami paparkan satu dari sekian banyaknya peternak kambing.

Peternak kambing yang sukses

Belajar Beternak Kambing dari Peternak kambing di Ponorogo
Seri oleh-oleh dari Jawa
Oleh : Supriyadi

Kambing menjadi salah satu fokus perhatian saya saat ini, mungkin nanti akan saya jelaskan alasannya. Ponorogo adalah tempat kelahiran saya. Alhamdulillah beberapa minggu kemarin dapat pulang kampung ke Ponorogo bertemu dengan Bapak, Ibu, Adek dan keluarga. Saya berkesempatan ke Danau Ngebel ngantar Bapak ke walimahan, kebetulan tetangga yang punya hajat punya ternak kambing.

Dahulu kambing dipandang sebelah mata, maka jarang orang yang mau mengusahakannya dengan serius. Di daerah Ponorogo juga jarang kita temui peternak kambing yang benar-benar serius mengusahakan kambing. Ini dapat kita lihat dari jumlah kambing yang dipelihara, paling hanya 1-15 ekor, rata-rata hanya dijadikan pekerjaan sampingan. Dahulu peternak kambing memberi pakan kambingnya seadanya, tidak ada upaya khusus meningkatkan kualitas pakannya. Tetapi lain dahulu lain sekarang.

Sekarang bila kita jalan-jalan ke Ponorogo akan terlihat pemandangan yang berbeda terutama dalam peternakan kambing. Peternakan kambing di Ponorogo jauh lebih maju sekarang, baik dari teknologi pembibitan, reproduksi, pakan, maupun perkandangannya. Saya akan bahas satu persatu.

Pembibitan.

Di Ponorogo kita akan kesulitan bila mencari kambing kacang murni yang berukuran kecil. Kebanyakan peternak telah memelihara kambing persilangan. Beberapa jenis kambing yang banyak dipelihara oleh peternak antara lain, Kacang persilangan, Bligon, Jawa Randu, Sembowo, Peranakan Etawa (biasanya jenis Etawa ras Kaligesing). Peternak sudah sangat memperhatikan masalah bibit. Mereka rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli pejantan unggul. Ada peternak yang membeli pejantan yang harganya puluhan juta rupiah. Bila mereka tidak punya pejantan unggul sendiri mereka meminjam kepada tetangganya, bahkan ada yang sewa dengan harga sampai Rp. 40.000,- sekali kawin.

Pakan

Bila kita memasuki kawasan peternakan kambing akan segera terlihat tanaman pakan ternak. Para peternak kambing rata-rata telah menanam hijauan pakan ternak sendiri. Mereka menanam hijauan dan leguminosa unggul antara lain ; rumput gajah, rumput raja, ubi karet, kaliandra, Gliricidea sepium/gamal/pliri/kayu hujan, lamtoro, turi, dll. Peternak biasanya mencampur hijauan rumput dan leguminosa. Ada juga peternak yang menambahkan pakan tambahan misalnya ampas tahu, dedak dan lainya. Wajar jika kambing yang mereka pelihara bagus pertumbuhannya karena mereka memberikan pakan yang berkualitas.

Kandang

Peternak di Ponorogo sebagian besar mengandangkan ternaknya, sangat sedikit yang dilepas. Kandang yang yang digunakan model panggung dan ada yang berlantai tanah. Ada yang membuat kandang koloni dan ada yang membuat kandang individu. Pemilihan jenis kandang bisanya disesuaikan dengan kemampuan finansial peternak, jenis kambing, umur kambing dan jenis kelamin kambing yang mereka pelihara.

Peternak kambing dengan bibit harga terjangkau

Anda ingin menjadikan ternak kambing sebagai penghasilan tambahan?. Kami UD Soleh menjual bibit kambing untuk penggemukan dengan harga terjangkau. Untuk perkilonya kami banderol Rp 40.000 berat hidup. Anda bisa memilih, kemudian ditimbang dan bayar sesuai timbangan. Mudahkan?

Untuk informasi atau pembelian bibit kambing bisa menghubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.

Bisnis Kambing Di Indonesia yang menjanjikan

Bisnis kambing yang ada di Indonesia dan menjanjikan. Berbicara peluang bisnis pada usaha peternakan sepertinya tidak akan pernah ada habisnya, selama manusia masih membutuhkan protein hewani maka selama itu bisnis ternak tetap memiliki peluang. Memang ternak kambing bukanlah perioritas pemerintah dalam swasembada daging 2014 tapi patut disadari bahwa setiap hari minimal ada satu anak yang di aqiqah pada satu kecamatan. Setiap akikah akan membutuhkan minimal seekor kambing.

Bisnis Kambing Di Indonesia yang menjanjikan

Peluang-peluang bisnis budidaya dapat di bagi sebagai berikut:

Bisnis ternak kambing potong cukup menjanjikan seperti yang sudah dibahas di analisa rugi laba ternak kambing, banyak jenis diantaranya yang dapat dibudidayakan: seperti kambing kacang, PE (peranakan etawa), boer, garut, jawa, dan gibas. Peranakan etawa paling banyak dicari karena pertumbuhan berat badannya cepat dan perawatannya mudah. Populasi terbanyak di Indonesia saat ini adalah kambing kacang.

Bisnis ternak perah juga memiliki prospek cerah, permitaan susu kambing meningkat dari tahun ketahun mungkin disebabkan karena gencarnya promosi tentang manfaat susu kambing. Jenis-jenis kambing perah ini antara lain; Etawa, Saanen, Toggenburg, Anglo Nubian, Nubian, French Alpine, British Alpine,kambing Damaskus, Beekal, Barbari. Di Indonesia baru etawa yang banyak dipelihara sebagai penghasil susu, hal ini karena etawa cocok hidup di daerah beriklim tropis.

Apa saja yang bisa dijual dari peternakan kambing? Selain daging dan susu ada juga produk sampingan, seperti kotoran bisa dijual sebagai pupuk kandang. Bisnis lainnya bisa juga jual beli anak, artinya anda memelihara beberapa ekor betina dan membudidayakannya hingga berkembang biak, seekor kambing mengalami awal estrus (birahi ternak) pada umur 8 – 9 bulan, enam bulan kemudian anda sudah dapat memperoleh anak dari betina tersebut.

Perkembangan inseminasi buatan (artificial insemination) sudah sangat baik, persentase kesuksesan dari setiap inseminasi hampir mencapai 73%. Hal ini tentu bisa membantu peternak dalam mengembang biakkan populasi kambing berkualitas unggul. Semen kambing yang tersedia saat ini diantaranya semen beku Etawa, peranak etawa, boer dan kacang. Harga setiap inseminasi juga cukup murah hanya Rp 50.000.
kambing dewasa

Kesimpulan dari tulisan diatas, ada beberapa pola bisnis kambing yakni:

1. Ternak kambing pedaging/ potong
2. Budidaya ternak perah
3. Budidaya pembibitan

Bisnis kambing dengan pembibitan

Ternak kambing Dengan Bibit berkualitas di UD Soleh. Kami berada di kota surakarta, kandangnya beralamatkan di karanganyar, sehingga bagi Anda yang berada di jawa bisa ikut menikmati ternak kambing bibit terjangkau. Stock bibit kami usahakan selalu ada. Anda bisa memilih sendiri bibitnya. Berat berkisar 15kg sampai 20kg per ekor.

Urusan harga, kami menjualnya relatif murah. Dengan harga Rp 40.000 untuk setiap kilonya dalam keadaan hidup. Anda bisa survey untuk memilih kambingnya terlebih dahulu.

Untuk informasi bibit kambing kacang atau domba gembel :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.

Budidaya kambing mudah dan menguntungkan

Budidaya kambing mudah dan menguntungkan bila dilaksanakan dengan sabar. Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang, Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) Adalah Supspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (Daerah bulan sabit yang subur, Dan Turki dan Eropa). Kambing liar jantan maupun kambing betina memiliki tanduk sepasang, Namun tanduk pada kambing jantan lebih besar, Umumnya, kambing mempunyai jenggot, dahi cembung, ekor agak keatas, dan kebanyakan berbulu lurus dan kasar.

Budidaya kambing mudah dan menguntungkan

Panjang tubuh kambing liar, Tidak termasuk ekornya, adalah 1,3 meter – 1,4 meter. Sedangkan ekornya 12 cm – 15 cm. Bobot yang betina (50 kg – 55 kg) Sedangkan kambing yang jantan bisa mencapai (120 kg). Kambing liar terbesar dari Spanyol kearah timur sampai India, Dan dari india keutara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang sukainya adalah pada daerah pegunungan yang Berbatu-batu. Demikian yang dijelaskan dalam wikipedia.

Tips dan cara Terbaik Budidaya Kambing

Kambing tersebut telah di budidayakan manusia Kira-kira (8000 hingga 9000 tahun yang lalu). Di alam aslinya kambing hidup berkelompok 5 – 20 ekor. Dalam pengembaraanya mencari makanan, Kelompok kambing ini di pimpin oleh kambing betina yang paling Tua, Sementara Kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu yang aktif mencari makanan siang dan malam hari. Makanan utamanya adalah Rumput-rumputan dan dedaunan.

1. Pendahuluan

Budidaya kambing telah lama diusahakan oleh petani atau masyarkat sebagai usaha sampingan atau tabungan, karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (Baik itu daging, susu, kotoran, dan kulitnya) Relatif mudah meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang Lumayan. Jika pemeliharaanya di tingkatkan (Menjadi semi intensif atau intensif). Pertambahan berat badanya dapat mencapai (50 – 150 gram/hari), Dan ada 3 hal pokok yang harus di perhatikan dalam usaha ternak kambing tersebut Yaitu bibit, Makanan Dan tata Laksananya.

2. Bibit

Pemeliharaan bibit haruslah di sesuaikan dengan tujuan dari usaha, Apakah untuk pedaging, Atau perah Misalnya : (Kambing kacang untuk produksi daging, Kambing etawah untuk produksi susu dan sebagainya). Secara umum Ciri bibit yang baik adalah yang berbadan sehat, Tidak cacat, Bulu bersih dan mengkilat, Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.

a. Ciri-ciri untuk calon induk

1. Tubuh kompak, Dada dalam dan lebar, Garis punggunglurus, Tubuh besar, Tetapi tidak terlalu gemuk.
2. Jinak dan sorot matanya ramah.
3. Kaki lurus dan tumit tinggi.
4. Gigi lengkap, Mampu merumput dengan baik, (efisien), Rahang atas dan bawah rata.
5. Dari keturunan kembar atau di lahirkan tunggal tetapi dari induk yang muda.
6. Kambing simetris, Tidak menggantung dan berputing 2 buah.

b. Ciri-ciri untuk calon pejantan

1. Tubuh besar dan panang, Dengan bagian belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, Tidak terlalu gemuk, Gagah, Aktif dan memiliki libido (Nafsu kawin yang tinggi).
2. Kaki lurus dan kuat.
3. Dari keturunan kembar.
4. Umur antara 1,5 – 3 tahun.

3. Pakan budidaya kambing.

Jenis dan cara pemberianya di sesuaikan dengan umur dan kondisi Budidaya kambing. pakan yang di berikan harus cukup protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, mudah di cerna, tidak beracun dan di sukai ternak, murah dan mudah di peroleh. Pada dasarnya ada dua macam makanan Yaitu : hijauan (Berbagai jenis rumput) dan makan tambahan (Berasal dari Kacang-kacangan, tepung ikan, bungkil kelapa, vitamin dan mineral).

Cara pemberianya

1. Di berikan 2 kali sehari (Pagi dan sore) Berat rumput 10% dari berat badan kambing, Dan berikan juga air minum (1,5 – 2,5 liter per ekor per hari) Dan garam berjodium secukupnya.

2. Untuk kambing bunting, induk menyusui, kambing perah dan pejantan yang sering di kawinkan perlu di tambahkan makanan penguat, Dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari.

Tata laksana budidaya kambing

1. Kandang

Kandang harus segar (ventilasi baik, cukup cahaya matahari, bersih, minimal berjarak 5 meter dari rumah. Ukuran kandang yang biasa di gunakan adalah, Kandang beranak : (120 cm x 120 cm /ekor). Kandang induk : (100 cm x 125 cm /ekor). Kandang induk : (100 cm x 125 cm /ekor). Kandang anak : (100 cm x 125 cm /ekor). Kandang pejantan : (110 cm x 125 cm /ekor). Kandang dara/dewasa : (100 cm x 125 cm /ekor).

2. Pengelolaan reproduksi

Diusahakan agar kambing bisa beranak minimal 3 kali dalam 2 tahun. Hal-hal yang harus di perhatikan adalah :

1. Kambing mencapai dewasa kelamin pada umur 6 s/d 10 bulan, Dan sebaiknya di kawinkan pada umur 10 – 12 bulan atau pada saat bobot badan mencapai 55 – 60 kg.
2. Lama birahi 24 – 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 – 21 hari.
3. Tanda-tanda birahi : Gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering di kibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak, dan mau/diam apabila di naiki.
4. Ratio jantan dan betina = 1 : 10 Saat yang tepat untuk mengawinkan kambing adalah : a. Masa bunting 144 – 156 hari (….. 5 bulan) b. Masa melahirkan, penyapihan dan istirahat 2 bulan.

3. Pengendalian Penyakit

1. Hendaknya di tekankan pada pencegahan penyakit melalui sanitasi kandang yang baik, makanan yang cukup gizi dan vaksinasi.
2. Penyakit yang sering menyerang kambing adalah : Cacingan, Kudis, (Scabies), Kembung perut (Bloat), Paru-paru (Pneumonia), orf, dan koksidiosis.

4. Pasca Panen

1. Hendaknya diusahakan untuk selalu meningkatkan nilai tambah dari produksi ternak, Baik daging, susu, kulit, tanduk, maupun kotoranya. Jika kambing hendak di jual pada saat berat badan tidak bertambah lagi (umur sekitar 1 – 1,5 tahun) diusahakan agar permintaan akan kambing cukup tinggi.
2. Harga di perkirakan berdasarkan : Berat hidup x (45 sampai 50%) karkas x harga daging eceran.

Budidaya kambing

1. Keluaran : Ternak kambing produksi optimal.
2. Bahan : Kambing, Pakan, Peralatan konstruksi kandang, Dan lahan.
3. Alat : Tempat pakan/Minum.

Pedoman teknis

1. Jenis kambing asli di indonesia adalah kambing kacang dan kambing peranakan etawa (PE).
2. Memilih bibit : Pemilihan bibit di perlukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik, Pemeliharaan calon bibit dianjurkan di daerah setempat, Yang bebas dari penyakit dengan Phenotype baik.

a. Calon induk : Umur berkisar antara >12 bulan, (2 buah gigi seri tetap), Tingkat kesuburan reproduksi sedang, sifat keindukan baik, tubuh tidak cacat, berasal dari keturunan kembar (Kembar 2) Jumlah puting 2 buah dan berat badan (20 kg).

b. Calon Pejantan : Pejantan mempunyai penampilan bagus dan besar, Umur > 1,5 tahun (Gigi seri tetap), Keturunan kembar Mempunyai nafsu kawin besar, Sehat dan tidak cacat…

Pakan.

1. Budidaya kambing menyukai Bermacam-macam daun sebagai pakan dasar dan pakan tambahan (Konsentrat.
2. Pakan tambahan dapat di susun dari (Bungkil kelapa, Bungkil kedelai), Dedak, Tepung ikan di tambah mineral dan vitamin.
3. Pakan dasar pada umumnya adalah rumput kayangan, Daun lamtoro, Gamal, Daun nangka, Dan sebagainya.
4. Pemberian hijauan sebaiknya mencapai 3% berat badan (Dasar bahan kering) Atau 10 -15 % berat badan (Dasar bahan segar).

Pemberian pakan induk : Selain campuran hijauan, Pakan tambahan perlu di berikan pada saat bunting tua dan baru melahirkan, sekitar (1 1/2 % berat badan dengan kandungan protein 16 %).

Kandang : Pada prinsipnya bentuk bahan dan kontruksi kandang kambing berukuran (1 1/2 m²) untuk induk secara individu. Pejantan di pisahkan dengan ukuran kandang (2 m ²), Sedang anak lepas sapi di satukan (Umur 3 bulan) dengan ukuran 1 m/ekor. Dan tinggi penyekat (1 1/2 – 2 X tinggi ternak).

Pencegahan penyakit : Pencegahan penyakit sebelum ternak di kandangkan kambing harus di bebaskan dari parasit internal dengan pemberian obat cacing. Dan parasit eksternal dengan memandikan/dimandikan. Sumber Departemen, http://www.deptan.go.id. Kontak hubungan : Departemen pertanian RI. Jalan Harsono M. NO. 3, Ragunan – Pasar Minggu, Jakarta 12550 – Indonesia.

Budidaya Kambing dengan bibit berkualitas

Budidaya kambing Dengan Bibit berkualitas di UD Soleh. Kami berada di kota solo, kandang kambing beralamatkan di karanganyar, tepatnya dibelakang embarkasi haji solo. Sehingga bagi Anda yang berada di jawa bisa ikut menikmati ternak kambing bibit terjangkau.

Budidaya kambing mudah dan menguntungkan 7

Stock bibit kami usahakan selalu ada. Anda bisa memilih sendiri bibitnya. Berat bibit kambing kacang berkisar 15kg sampai 20kg per ekor. Harga perkilonya Rp 40.000, dengan kualitas yang kami jamin.

UD Soleh membuka usaha layanan aqiqah solo untuk Anak Anda, layanan aqiqah di jogja, layanan aqiqah semarang dan wilayah sekitarnya hingga ke jawa timur. Dengan layanan yang memudahkan konsumen tanpa meninggalkan syariatnya. Karena syarat aqiqah kami faham betul yaitu menyembelih seekor kambing atau domba, bukan hanya membeli dagingnya. Kami melayani aqiqah mulai dari harga Rp 950.000 hingga Rp 2.100.000. untuk aqiqah kambing masak. Harga yang terjangkau untuk wilayah jawa tengah , jawa timur dan yogyakarta.

Kami juga melayani penjualan daging kambing, kambing atau domba dan karkas kambing. Tidak berhenti disitu, kami juga memudahkan warga di dunia untuk bisa menikmati daging kambing. Dengan harga yang terjangkau dan yang pasti sudah mendapat ijin dari dinas MUI, peternakan dan pertanian. Kami menjual daging kambing Rp 90.000/kg dan karkas kambing Rp 65.000 per kilonya. Untuk kambing hidup kami jual dengan harga Rp 40.000 per kilogram.

Selain itu juga menyediakan tengkleng solo terkenal dlidir dan sate buntel presiden di warung kami. Dengan alamat di jalan kolonel sugiyono nomor 67 solo. Untuk setiap porsi tengkleng dlidir kami banderol Rp 20.000, sedangkan sate buntel presiden Rp 15.000 ( dua tusuk besar ) per porsi. Warung Dlidir juga melayani pemesanan ke seluruh pelosok dunia.

Untuk informasi atau pemesanan bibit kambing hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.