Monthly Archives: March 2016

Jenis kambing lengkap dengan bibitnya

Jenis kambing yang ada di seluruh dunia. Untuk urusan bibitnya, kami UD Soleh menjual Rp 40.000 perkilo berat hidup. Bagi Anda yang berada di seluruh pulau jawa bisa menikmatinya.

Berikut kami tuliskan jenis kambing yang ada di seluruh dunia :

1. Kambing kacang.

Jenis kambing lengkap dengan bibitnya

Kambing kacang adalah ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Badannya kecil. Tinggi gumba pada yang jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter, sedangkan yang betina 56 sentimeter. Bobot pada yang jantan bisa mencapai 25 kilogram, sedang yang betina seberat 20 kilogram. Telinganya tegak, berrambut lurus dan pendek. Baik betina maupun yang jantan memiliki dua tanduk yang pendek.

2. Kambing Etawah.

Kambing Etawah didatangkan dari India yang disebut kambing Jamnapari. Badannya besar, tinggi gumba yang jantan 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing Etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai sebagai kambing “Peranakan Etawah” atau “PE”. Kambing PE berukuran hampir sama dengan Etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.

3. Kambing Peranakan Etawah.

Kambing peranakan etawah (PE) merupakan hasil kawin silang antara kambing kacang dengan kambing etawah yang mempunyai sifat mendekati kambing etawah dan sebagiannya mendekati sifat kambing kacang. Ciri khas dari Kambing Peranakan Etawa atau PE adalah pada bentuk mukanya yang cembung, bertelinga panjang yang mengglambir, postur tubuh tinggi. kambing PE memiliki lama kebuntingan 148,87 hari, siklus birahi 23 hari, angka kawin per kebuntingan 1,95.

4. Kambing Jawarandu

Kambing Jawarandu merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang. Kambing ini memliki ciri separuh mirip kambing Etawa dan separuh lagi mirip kambing Kacang. Kambing ini dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari.edo

5. Kambing Saanen
Kambing Saenen berasal dari Saenen, Swiss. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak memliki tanduk. Warna rambutnya putih atau krem pucat. Hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya berukuran sedang dan tegak. Kambing ini merupakan jenis kambing penghasil susu.

Jenis kambing kacang yang terbaik di Indonesia

Mengapa kami menjual bibit kambing kacang?, tidak lain karena kualitanya yang menurut kami terbaik. Selain kami selaku orang jawa yang mencintai produk lokal, kualitas dagingnya pun pas untuk lidah masyarakat Indonesia. Sehingga dengan harapan yang besar bisa berkontribusi dalam kemajuan perkambingan Indonesia.

Kami jual bibit atau anakan kambing jawa maupun gembel dengan harga Rp 40.000/kg kambing hidup. Anda bisa memilih kambingnya sendiri sesuai kebutuhan untuk ternak kambing Anda. Kami menjamin kualitasnya, karena sudah bersentuhan langsung dengan bibit tersebut hampir 2 bulan.

Untuk informasi atau pemesanan bisa hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir.

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.

Penggemukan kambing jawa kualitas terbaik

Disini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara penggemukan Kambing Jawa (Kambing Kacang) dengan konsep penggemukan yang di harapkan agar mendapatkan keuntungan dalam penjualan daging. Kambing Jawa (kacang) adalah kambing lokal Indonesia, namun tidak hanya di bumi pertiwi, kambing seperti ini juga ada Malaysia dan Philipina. Kelebihan kambing ini sangatlah banyak dan yang paling istimewa adalah dengan usia menginjak 15-18 bulan Kambing Jawa sudah mampu berkembangbiak dan melahirkan anak diantara 1-4 ekor, biasa saat pertama kali beranak induk kambing hanya mampu melahirkan 1-2 ekor saja. Kelebihan lainnya adalah dengan mudahnya beradaptasi di lingkungan manapun, dan tingkat reproduksinya juga tinggi. Hal ini tentunya mendorong para Petani di Indonesia untuk menjalankan usaha sampingan Ternak Kambing Jawa.

Cara penggemukan Kambing Jawa Berkonsep Konvensional. Kambing Jawa merupakan salah satu Kambing pedaging, Kambing jenis ini memanglah paling terfavorit dagingnya untuk di santap. Sangat enak jika dimasak dengan beberapa resep masakan Indonesia, mulai dari sate sampai tengkleng. Saat melahirkan, Kambing Jawa biasanya melahirkan anak kembar (warnanya) bisa jadi 2 sampai 4 ekor kembar semua. Kambing Jawa sangat bagus dalam hal reproduksi dan mampu beranak sepanjang tahun sehingga kambing ini menjadi primadona untuk di budidayakan dan menjadi Kambing pedaging favorit. Kambing ini telah menyebar kesemua daerah di Pulau Jawa,

Cara Ternak Kambing Jawa Berkonsep Penggemukan.

penggemukan Kambing Jawa semakin menjamur karena jenis Kambing ini memiliki daya adaptasi dengan lingkungan yang bagus hanya dengan kualitas pakan yang rendah. Namun dari segi ukuran tubuh Kambing Jawa lebih kecil daripada jenis Kambing Etawa yang saat ini menjadi primadona di dunia ternak Kambing, Kambing Jawa jantan dewasa hanya memiliki ukuran tinggi sekitar 60-65cm dan berat tubuhnya sekitar 25 kg saja, sedangkan untuk betina dewasa akan memiliki tinggi sekitar 50-56cm dan bobot rata-rata 20 kg saja. Kambing Jawa betina akan mulai berkembangbiak diantara umur sekitar 12-13 bulan, namun dalam kondisi usia ini susu yang di hasilkan akan sedikit sehingga mempengaruhi tingkat pertumbuhan anak kambing yang tidak maksimal. Dan pada usia tersebut, sang induk melahirkan anak dengan rata-rata memiliki bobot 3,82 kg saja. Tetapi semua ini akan baik-baik saja karena yang pernah saya sebutkan bahwa Kambing Jawa mampu beradaptasi dengan lingkungan dengan baik dan hanya dengan pakan dengan kualitas rendah.

Ternak Kambing Ori (belum kawin silang dengan jenis lainya).

Ciri-ciri pada kambing jawa ini sangat mudah di identifikasi, hanya dengan warna bulunya yang berwarna tunggal (seperti :putih, hitam dan coklat) dan bulunya yang pendek Kambing Jawa sudah bisa di bedakan cirinya. Namun semakin banyaknya perkawinan silang yang di lakukan oleh para peternak Kambing Jawa maka ketiga warna itu juga banyak yang berkombinasi. Kambing Jawa akan memiliki sepasang tanduk berbentuk pedang, hal ini berlaku baik jantan ataupun betina. Bentuk telinganya pendek serta menggantung, Kambing Jawa juga memiliki jenggot pada jenis kelamin jantan sedangkan betina jarang di temui namun banyak juga yang memilikinya. Memiliki bentuk leher yang lebih pendek serta punggungnya yang melengkung. Untuk jenis pejantan memiliki bulu surai yang panjang serta kasar sekitar garis leher dan pundaknya dan juga punggung dan ekornya. Kambing Jawa jantan ataupun dewasa ini memiliki ukuran bulunya yang pendek di seluruh tubuhnya,namun tidak pada ekor dan dagunya. Untuk penjantan ini ditumbuhi bulu panjang pada sekitar garis lehernya sampai ke pundak serta punggung, ekor dan pantatnya.

Penggemukan kambing jawa kualitas terbaik

penggemukan Kambing Jawa dengan efektif

Baiklah jika kita sudah mengetahui sekilas tentang Kambing Jawa selanjutnya adalah mempelajari teknik ternak Kambing Jawa dengan secara efektif agar menghasilkan produksi yang maksimal. Sebenarnya dalam persiapan dan juga penganan untuk menjalankan ternak Kambing Jawa sangatlah mudah, hanya dengan ketelatenan, kesabaran, dan juga di sertai dengan doa peluang sukses untuk ternak Kambing Jawa akan memiliki potensi sukses yang tinggi. Di bawah ini adalah langkah-langkah dan juga cara perawatan cara ternak Kambing Jawa.
Cara Ternak Kambing Jawa

Dalam memulai ternak Kambing Jawa ini memang harus di persiapkan dengan secara keseluruhan, mulai dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan, dan juga perawatan hingga panen. Namun dalam ternak Kambing Jawa ini tugas penting kita adalah meningkatkan hasil produksi (tingkat kelahiran anak kambing) karena kambing ini memang sangat cepat dalam berkembangbiak. Baiklah dibawah ini adalah hal-hal yang harus di lakukan jika ingin sukses di dunia ternak Kambing Jawa.

1. Persiapan Pembuatan Kandang Untuk Ternak Kambing Jawa

Memang sangatlah penting sebuah tempat atau kandang dalam melakukan usaha ternak kambing jenis apapun tak terkecuali Kambing Jawa atau Kambing Lokal. Sebagaimana kandang ini harus di buat dengan standar, ukuran, tingkat kenyamanan sampai dengan suhu lokasi pada kandang nantinya. Untuk ukuran tersebut dapat kita tanyakan kepada para peternak Kambing Jawa yang sudah pengalaman atau mengikuti beberapa seminar ternak yang ada di Kota Anda. Namun saya ingatkan lagi, kambing ini sangatlah mudah untuk beradaptasi di lingkungan apapun di Indonesia dan bahkan dengan pakan berkualitas rendah kambing ini mampu tumbuh dan berkembangbiak dengan baik. Namun untuk meningkatkan hasil produksi tentunya pakan yang berkualitas akan menjadi penyokong utama untuk mendapatkan hasil maksimal dalam reproduksi.

Lokasi pembuatan kandang Kambing jawa tidaklah membutuhkan tempat yang luas, hanya dengan ukuran kandang sekitar 3 x 2 m sudah mampu menampung 3 ekor Kambing Jawa. Tipe kandang yang baik untuk Kambing Jawa adalah model panggung, kambing tidak akan terkena tanah dan kotoran akan turun kebawah kandang, Kambing Jawa akan lebih sehat karena tidak ada kontak langsung dengan kotoran yang sudah akan membusuk. Jadi tugas kita adalah membersihkan setiap harinya kotoran yang ada di bawah kandang panggung Kambing Jawa.

Bahan yang digunakan untuk membuat kandang Kambing Jawa sebisa mungkin di buat dari bahan-bahan yang bisa di dapatkan dengan harga yang murah, tidak perlu menggunakan kayu, cukup dengan menggunakan bambu dengan sedikit kayu kandang Kambing Jawa sudah bisa di dirikan dengan kokoh.

2. Penyediaan Dan Pemilihan Bibit Untuk penggemukan Kambing kacang

Persiapan kedua yang harus di penuhi agar sukses ternak Kambing Jawa adalah dengan menyediakan bibit dari hasil pemilihan bibit unggul. Bibit yang unggul akan meningkatkan hasil reproduksi, jadi dalam kasus ini bibit juga penting keberadaannya dan dengan hasil selektif maksimal. Kambing Jawa memang memiliki ukuran tubuh yang kecil, namun dalam saat mencari bibit untuk bahan ternak harus sebisa mungkin di pilih dengan kondisi bibit ukur besar, karena keturunan yang didapatkan pastinya akan mengikuti tulangan yang di miliki oleh induk.

Kami, UD Soleh menjual bibit kambing jawa kacang. Untuk harganya Rp 40.000 perkilonya berat hidup. Urusan kualitas kami bisa menjaminnya, karena telah kami pelihara selama 2 bulanan. Persediaan bibit kambing kami usahakan selalu ada setiap harinya. Hal ini penting mengingat kebutuhan petani kambing hampir setiap hari ada untuk diternakan atau digemukkan.

Untuk info atau pesan bibit kambing jawa ( kacang ) bisa hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Pemilihan bibit ini harus di lakukan dengan cermat dan teliti, jangan sampai mendapatkan bibit Kambing Jawa yang cacat atau penyakitan.

Untuk bibit Kambing Jawa sebagai pejantan harus memiliki nafsu kawin yang tinggi, hal ini terlihat dari sifatnya yang agresif sambil mengeluarkan kelamin dan lebih sering mengeluarkan urine meskipun sedikit. Kambing Jawa Jantan juga harus sehat, sudah poel (giginya sudah ganti) dan juga berumur lebih dari 13 bulan. Ciri tambahan lainnya adalah tubuhnya tinggi besar, kakinya kokoh, berjanggut, ekor melilit (bentuknya melingkar) keatas dan berkarakter galak. Yang terakhir tentunya adalah hal yang paling tidak kita sukai karena kambing galak bisa menanduk siapa saja yang mendekat namun karakter seperti justru sangat bagus untuk di jadikan pejantan.

Sedangkan untuk bakalan induk betina umurnya harus sudah mencapai 12 bulan, di usia ini kambing Jawa betina sudah siap untuk di kawinkan dengan penjantan karena seluruh organnya sudah matang. Perkawinan yang baik adalah pada masa subur (birahi), birahi kambing Jawa Betina bisa terjadi 1-2 hari, dengan masa diantara 14-16 hari. Ciri yang baik untuk di jadikan indukan adalah berkarakter jinak, bulu panjang pada paha, ekor berbulu lebat, tanduk berdiri keatas, berputing dua, dan ciri tambahan yang saat ini susah di dapatkan adalah Kambing Jawa betina berjanggut.

3. Pemberian Pakan Ternak Kambing Jawa

Pemberian pakan juga hal yang sangat penting dalam usaha ternak binatang apapun, pakan ini memang berperan vital untuk proses tumbuh dan juga perkembangbiakan. Sebisa mungkin pakan harus memenuhi gizi setiap harinya yang di butuhkan oleh Penggemukan kambing. Namun pakan yang di maksud adalah pakan yang bisa di dapatkan dengan biaya yang murah. Pakan bisa berupa rumput hijau/kering dan juga pakan buatan dari hasil fermentasi bahan-bahan organik. Selain pakan pokok ada juga pakan tambahan yaitu berupa kacang-kacangan dan juga suplemen dan vitamin.

Pakan yang berasal dari rumput hijau dapat di peroleh dengan membeli di pasar rumput atau dengan mencari sendiri di kebun (ngarit). Untuk ngarit ini bisa di lakukan dengan sendiri jika tidak ada pekerjaan lain, namun untuk yang menjalankan usaha ternak Kambing Jawa sebagai sampingan dapat membeli rumput di setiap harinya. Kelemahan membeli rumput ini adalah pastinya mengeluarkan biaya yang banyak, untuk itu solusi itu semua adalah dengan memberi pakan buatan.

Pakan buatan ini adalah beberapa bahan organik yang sudah melalui proses fermentasi, pakan ini jauh lebih efektif untuk menunjang pertumbuhan dan pembentukan daging dalam Penggemukan kambing Jawa. Untuk cara membuat pakan buatan bisa Anda pelajari pada “Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami Efektif Dan Murah Tanpa Ngarit”.

4. Perawatan Untuk penggemukan Kambing Jawa

Sangat penting adalah menjaga kesehatan Kambing Jawa agar tidak terserang penyakit, penyakit dapat menghambat pertumbuhan dan juga membuat Kambing kehilangan dagingnya (kurus). Penyakit juga dapat mematikan, maka dari itu sebelumnya harus kita siapkan obat-obatan ternak Kambing Jawa. Dalam kasus perawatan ini sangat bagus jika sering main ke kandang ternak Kambing Jawa yang sudah berpengalaman, sharing-sharing bagaimana cara peralatan yang baik dan benar. Selain itu bisa juga sering berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat bagaimana cara merawat yang baik dan juga pemberian suplemen agar kambing tetap sehat dan mampu menghasilkan produksi yang tinggi.

Tahap keempat ini memang banyak di kesampingkan, padahal ini sangat penting karena akan merugikan jika semuanya telah terjadi. Untuk itu selalu jaga kebersihan, jaga pola makan, pemenuhan gizi, vitamin, dan mineral. Kambing Jawa dewasa membutuhkan 2 liter air bersih setiap harinya, jangan lupa untuk memberinya pada siang menjelang sore sekitar jam setengah 3, waktu ini adalah paling tepat untuk diberikan minum.

Seperti itu tentang cara ternak Penggemukan kambing Jawa yang baik dan benar, jika ke empat poin diatas dapat kita lakukan dengan secara benar maka hasil produksi yang tinggi akan kita tukarkan menjadi pundi-pundi rupiah. Omset ternak Penggemukan kambing Jawa sangatlah besar, di Desa saya saja saat ini sudah menghasilkan 86 juta setiap tahunnya, semua itu di dapat hanya dengan modal awal 7 induk betina dan 1 pejantan pada tahun 2003. Jadi yang saya harapkan para mitra budidaya untuk selalu optimis dan semangat.

Demikian tulisan yang kami ambil dari berbagai sumber di Internet, Semoga bermanfaat…

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.

Bisnis Ternak Kambing Efektif

Bisnis Ternak Kambing yang efiktif lengkap dengan analisanya. Sebenarnya bisnis ternak kambing sangat menjanjikan keuntungannya. Namun, dengan berjalannya waktu banyak petani atau peternak yang beralih kebidang lainnya. Ini terjadi karena dengan alasan yang belum kami fahami. Entah untuk alasan ‘ gengsi ‘ atau sedang bertukarnya pola pikir masyarakat jawa.

Bisnis Ternak Kambing Efektif
stok kambing jawa

Bila mengingkat kehebatan pertanian maupun peternakan jawa, mungkin ‘ eman ‘ untuk digeserkan. Terkhusus untuk urusan kambing jawa, yang merupakan produk unggulan tanah jawa. Dengan pakan yang terhampar luas dihadapannya.

Berikut kami paparkan sedikit ilmu yang kami Ambil dari tulisan di internet. Semoga bermanfaat…

Analisa Bisnis Ternak Kambing

Bisnis Ternak Kambing tidak bisa dianggap remah. Berdasarkan analisa usaha yang saya baca, saya mendapatkan keyakinan bahwa inilah jalan saya untuk menekuni sebuah usaha yaitu peternakan kambing.

Langsung saja , analisa ternak kambing sebagai berikut gan:

Pertimbangan-pertimbangan yang harus diambil adalah:

-Masa produktif kambing betina dan pejantan adalah 5 tahun. Pembelian kambing adalah kambing yang tergolong dara atau kambing yang siap untuk beranak supaya masa Pemeliharaannya tidak terlalu lama.

-jumlah kambing yang dipelihara 10 ekor indukan dan 1 pejantan.

-Induk dapat beranak 3 kali dalam 2 tahun. Dan dalam sekali beranak dihitung rata-rata 2 ekor per kelahiran. Kelahiran 1 dan 3 ekor per kelahiran diabaikan.Jumlah cempe yang akan di hasilkan selama 2 tahun adalah : 2 x 3 x 10 induk = 60 ekor cempe.

-Angka kematian 10%, sehingga diperkirakan kematian maksimal adalah sebanyak 6 ekor.

-kotoran kambing, srintil dan air kencing tidak dihitung dalam analisa, karena tiap daerah beda-beda. Kalau ditempat saya gratis, tidak layak untuk diperjual belikan.

A. INVESTASI TETAP

Kambing Betina 10 ekor @ Rp. 2.000.000 = Rp. 20.000.000

Kambing Jantan 1 ekor Rp 3.500.000 = Rp 3.500.000

Kandang unit @Rp 5.000.000= Rp 5.000.000

Peralatan1paket = Rp 500.000

Total Rp 29.000.000

B. BIAYA PRODUKSI

Biaya pemeliharaan kambing induk (10 ekor) dan 1 jantan

# Biaya pakan per ekor per hari maksimal Rp 3000/ekor/hari = Rp 990.000/bulan/11 ekor

# Pemberian vitamin tambahan Rp. 50.000/bulan

Total biaya pemeliharaan induk per 2 tahun adalah (Rp. 990.000 x 24 ) + (Rp 50.000 x 24) = Rp 24.960.000~ Rp 25.000.000

*apabila pakan cari sendiri atau setengah beli, analisa bisa disesuaikan sendiri.

C. PROYEKSI PENDAPATAN

1. Penjualan cempe 54 ekor x Rp. 1.500.000 Rp. 81.000.000

D. REKAPITULASI PENDAPATAN

Biaya-biaya:

1. Biaya investasi Rp. 29.000.000

2. Biaya pemeliharaan selama 5 tahun Rp. 25.000.000

Total biaya Rp. 54.000.000

Pendapatan:

1. Penjualan cempe Rp. 81.000.000

Total pendapatan Rp. 81.000.000

Keuntungan yang bisa diperoleh adalah sbb:

Rp. 81.000.000 – Rp. 54.000.000 = Rp. 27.000.000

– Dua tahun pertama Anda sudah memperoleh keuntungan sebesar 27 juta rupiah. Apabila dirata-rata maka pendapatan per bulan selama dua tahun pertama adalah:

Rp 27.000.000/24 = Rp Rp. 1.125.000,-

-Di dua tahun kedua proyeksi pendapatan menjadi:

Penjualan cempe – biaya produksi = pendapatan

Rp 81.000.000 – Rp 25.000.000 = Rp 56.000.000

Proyeksi pendapatan per bulan:

Rp 56.000.000 / 24 = Rp. 2.330.000,-

Jadi selama dua tahun kedua pendapatan per bulan adalah Rp 2.330.000,

Demikian postingan tentang analisa Bisnis Ternak Kambing, semoga bermanfaat.

Bisnis Ternak Kambing Efektif hi

Kami, UD Soleh menjual bibit kambing jawa kacang. Untuk harganya Rp 40.000 perkilonya berat hidup. Urusan kualitas kami bisa menjaminnya, karena telah kami pelihara selama 2 bulanan.

Untuk info atau pesan bibit kambing bisa hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah murah.