Monthly Archives: June 2016

Fermentasi pakan kambing ala UD Soleh

Fermentasi pakan kambing ala UD Soleh dengan bahan dari alam sekitar. Keinginan untuk sukses dalam beternak harus dibarengi dengan ketekunan. Pakan fermentasi menurut kami hanyalah sebagai tambahan atau variasa untuk penggemukan kambing.

Fermentasi pakan kambing ala UD Soleh

Fermentasi pakan kambing

Fermentasi pakan kambing biasa menggunakan bakteri pengurai. Bakteri pengurai tersebut biasanya berupa em4 atau sejenisnya. Untuk mempercepat penguraian, bisa ditambahkan dengan molase atau tetes tebu.

Perlu diingat bahwa pemberian pakan sebisa mungkin gratis dari alam. Ini sangatlah penting untuk rutinitas dan nilai ekonomi. Sehingga dalam beternak ada hasilnya, walaupun ini juga perlu kerja keras yang tersinergi.

Berikut kami berikan simulasi bahan plus cara meracik pakan ternak kambing. Bahan dibawah ini bisa diganti dengan bahan lain yang tersedia didekat Anda. Bahan tersebut seperti gedebog pisang, jerami atau yang disediakan alam lainnya.

Komposisi Bahan Pakan dan Proses Pembuatan Pakan ternak kambing secara fermentasi sederhana.

– Siapkan makanan serat seperti gedebog pisang, rumput atau kolonjono yang sudah dicacah seukuran 3 – 5 cm. Dengan berat berkisar 250 kg hingga 300kg. Anda bisa memilih satu ada ketiganya sesuai dengan bahan yang tersedia dilinngkungan terdekat Anda.

– Siapkanlah pakan karbohidrat. Pakan karbohidrat bisa terdiri dari dedak yang halus, ampas tela, bekatul dan lain-lain. Anda bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan atau bahan terdekat Anda. Untuk beratnya 20 kg.

– Siapkan sumber protein. Sumber protein bisa berupa kulit kedelai, Ampas tahu atau pollar. Untuk berat berkisar antara 50 kg sampai 60 kg.

– Siapkan air kira – kira 70 liter. Usahkan air bersih yang terhindar dari kuman. Bisa berasal dari air pam atau air sumur yang ada didekat Anda.

– Sediakan Garam sebanyak kira – kira 1 kilogram. Bisa berupa garam dapur atau garam grasak. Digunakan garam sebagai penetralisir isi perut kambing. Bisa juga membunuh kuman atau bakteri yang ada dalam kambing.

– Tetes tebu atau molase sebanyak 3 liter. Molase digunakan sebagai mempercepat reaksi pembusukan serat. Bisa juga sebagai sumber tenaga untuk penghancuran serat.

– Em4, biofit, soc atau bakteri starter 5 sampai 10 tutup botol. EM4 merupakan bakteri fermentasi bahan organik untuk menyehatkan ternak. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi yang dikemas dalam medium cair.

Pembuatan Fermentasi pakan kambing

Proses pembuatannya amatlah sederhana. Siapkan gedebog pisang / kolonjono yang dicacah. Campurkan dengan sumber protein dan karbohidrat yang sebelumnya sudah diaduk merata. Selanjutnya campurkan tetes tebu, garam dan 10 tutup biofit aduk hingga tercampur homogen.

Setelah kedua adonan jadi, taburkan air campuran ( tetes tebu, garam dan biofit ) kedalam campuran protein karbohidrat dan rumput. Usahakan dibolak – balik hingga merata. Biar benar – benar meresap airnya kedalam bahan secara merata.

Selanjutnya, masukkan dalam tong atau wadah. Tutup rapat karena ini proses an aerob. Proses fermentasi selama 3 – 5 hari. Setelah itu bisa dipakai untuk pakan dan tahan dalam 1 bulan lebih.

Semoga bisa bermanfaat untuk ternak Anda, dan menghasilkan daging kambing yang berkualitas. Sebab pakan sangat berpengaruh terhadap daging dan kesehatan budidaya kambing. Barokallohufiik…

Ternak kambing gibas secara tradisional

Ternak kambing gibas dengan cara tradisional. Belajar dari juara ternak simbah dan para leluruh kita, mungkin bisa jadi jawaban. Dengan berbagai fakta yang membuktikan bahwa mereka lebih tahu dari kita. Mungkin dengan sedikit ubahan baik dari segi pemasaran maupun ekonomisnya.

Ternak kambing gibas secara tradisional

Ternak kambing gibas mudah

Ternak kambing gibas memang terbilang mudah. Ini dibandingkan bila beternak kambing jawa atau yang terkenal dengan sebutan kacang. Sebab keduanya memiliki pakan dan kandang yang hampir mirip.

Menurut hemat kami dan literatur dari bertanya pada yang sudah melakoninya. Bahwa ternak kambing gibas yang ditakuti adalah penyakitnya. Kambing gibas biasa kalau sudah terkena penyakit pada duburnya atau ekornya sulit diobati.

Walaupun bisa diobati biasa nafsu makannya berkurang. Ini hanyalah refrensi yang kami tanyakan langsung pada tetangga pemelihara gibas. Mungkin Anda bisa mengobati dan membuat nafsu makan gibas meningkat lagi.

Biasa penyakit menjangkiti binatang peliharaan dari kandang dan pakan. Untuk itu usahakan kedua faktor tersebut diperbaiki, bisa dengan tanya kepada yang sudah berhasil. Karena kunci sukses dalam ternak kambing adalah saring bertanya dan ulet dalam berusaha.

Mungkin faktor yang satunya bisa kami bahas yakni tentang pakan kambing. Berikut kami beri sedikit tips dalam membuat pakan yang ideal. Dalam pemberianya untuk ternak kambing sebaiknya bervariasi untuk setiap harinya. Ini dilakukan supaya kambing lebih merasa nyaman sehingga cepat tumbuh besar. Untuk bahan dasar dari pakan alternatif ini bisa anda dapatkan disekitar Anda.

Ternak kambing gibas dengan pakan fermentasi

Komposisi Bahan Pakan dan Proses Pembuatan Pakan ternak kambing secara fermentasi sederhana.

– Siapkan makanan serat seperti gedebog pisang, rumput atau kolonjono yang sudah dicacah seukuran 3 – 5 cm. Dengan berat berkisar 250 kg hingga 300kg. Anda bisa memilih satu ada ketiganya sesuai dengan bahan yang tersedia dilinngkungan terdekat Anda.

– Siapkanlah pakan karbohidrat. Pakan karbohidrat bisa terdiri dari dedak yang halus, ampas tela, bekatul dan lain-lain. Anda bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan atau bahan terdekat Anda. Untuk beratnya 20 kg.

– Siapkan sumber protein. Sumber protein bisa berupa kulit kedelai, Ampas tahu atau pollar. Untuk berat berkisar antara 50 kg sampai 60 kg.

– Siapkan air kira – kira 70 liter. Usahkan air bersih yang terhindar dari kuman. Bisa berasal dari air pam atau air sumur yang ada didekat Anda.

– Sediakan Garam sebanyak kira – kira 1 kilogram. Bisa berupa garam dapur atau garam grasak. Digunakan garam sebagai penetralisir isi perut kambing. Bisa juga membunuh kuman atau bakteri yang ada dalam kambing.

– Tetes tebu atau molase sebanyak 3 liter. Molase digunakan sebagai mempercepat reaksi pembusukan serat. Bisa juga sebagai sumber tenaga untuk penghancuran serat.

– Em4, biofit, soc atau bakteri starter 5 sampai 10 tutup botol. EM4 merupakan bakteri fermentasi bahan organik untuk menyehatkan ternak. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi yang dikemas dalam medium cair.

Ternak kambing gibas dengan cara pembuatan pakan fermentasi

Proses pembuatannya amatlah sederhana. Siapkan gedebog pisang / kolonjono yang dicacah. Campurkan dengan sumber protein dan karbohidrat yang sebelumnya sudah diaduk merata. Selanjutnya campurkan tetes tebu, garam dan 10 tutup biofit aduk hingga tercampur homogen.

Setelah kedua adonan jadi, taburkan air campuran ( tetes tebu, garam dan biofit ) kedalam campuran protein karbohidrat dan rumput. Usahakan dibolak – balik hingga merata. Biar benar – benar meresap airnya kedalam bahan secara merata.

Selanjutnya, masukkan dalam tong atau wadah. Tutup rapat karena ini proses an aerob. Proses fermentasi selama 3 – 5 hari. Setelah itu bisa dipakai untuk pakan dan tahan dalam 1 bulan lebih.

Demikian sedikit tentang ternak kambing gibas. Semoga bisa bermanfaat untuk usaha Anda. Barokallohufiik…

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah harga murah.

Beternak kambing etawa secara mudah

Beternak kambing etawa dengan cara yang mudah. Para peternak kambing etawa yang handal banyak berada didaerah purworejo. Sedangkan kami sendiri hanya membudidayakan kambing kacang yang konon merupakan persilangan dari kambing etawa.

Beternak kambing etawa secara mudah

Beternak kambing etawa vs kambing kacang

Beternak kambing etawa vs kambing kacang merupakan dua jenis yang hampir mirip. Ini tergantung prioritas hasil ternak Anda. Banyak jenis etawa biasa untuk produk susu sedangkan dari spesies kacang memprioritaskan daging kambing konsumsi.

Ternak kambing etawa juga ada untuk pedaging, namun setahu kami kecil. Sesuai pengalaman kami, rasa daging dari etawa kurang diminati untuk pedagang di pasar tradisional. Walaupun ini hanya sepengetahuan dan pengalaman dari kami, selaku pecinta kambing kacang.

Berikut penjelasan cara ternak kambing yang biasa kami lakoni. Kambing merupakan salah satu ternak yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat Nusantara. Permintaan akan ketersediaan kambing yang selalu meningkat setiap tahun, hal itu bisa dibuktikan dari meningkatnya konsumsi berbagai olahan makanan dari daging kambing seperti sate, gulai, tengkleng dan masih banyak lagi.

Apalagi ternak kambing tidaklah sulit seperti ternak hewan yang lainnya. Sehingga bisa menjadi alternatif usaha ternak Anda. Kali ini kami akan berbagi bagaimana cara sukses usaha beternak kambing agar sehat dan gemuk.

Budidaya kambing adalah simpel, apalagi tersedianya sumber makanan yang melimpah disekitar kita. Daun dari berbagai jenis tanaman bisa Anda manfaatkan sebagai pakan kambing, namun Anda juga harus memperhatikan jenis daun apa saja yang menjadi makanan kesukaan kambing. Menurut pengalaman kami jenis tanaman yang menjadi makanan favorit kambing adalah lamtoro, nangka dan tanaman jenis rumput sebagai misal rumput kolonjono.

Berikut kami beri sedikit tips dalam membuat pakan yang ideal. Dalam pemberianya untuk ternak kambing sebaiknya bervariasi untuk setiap harinya. Ini dilakukan supaya kambing lebih merasa nyaman sehingga cepat tumbuh besar. Untuk bahan dasar dari pakan alternatif ini bisa anda dapatkan disekitar Anda.

Demikian sedikit ulasan mengenai kambing etawa. Sedikit karena kami kurang faham tentang beternak kambing etawa. Semoga dan diharapkan bisa memberi sedikit ilmu bagi Anda yang ingin budidaya kambing. Barokallohufiik…

Situs kami lainnya : seragam batik sekolah harga murah.